Blog
Mengapa Larangan Ikut Seminar Parenting Adalah Penolakan terhadap Kemajuan Ilmu?
- Desember 22, 2025
- Posted by: Nur Aini S.Kom.i, C.PC
- Category: Uncategorized
PENGANTAR
Di tengah maraknya seminar,workshop, dan kelas parenting, masih ada sebagian masyarakat—termasuk orang tua dan orang tua dari orang tua (kakek/nenek)—yang melarang atau meremehkan kegiatan belajar parenting modern. Pandangan yang sering muncul adalah, “Dulu kami dibesarkan begitu dan baik-baik saja,” atau “Ngapain ikut seminar, mengasuh anak itu naluri alamiah.” Mereka percaya bahwa cara pengasuhan tradisional atau turun-temurun yang diterima dari orang tua mereka masih relevan dan cukup untuk diterapkan di zaman sekarang, tanpa perlu pembaruan ilmu.
Pengasuhan anak seharusnya dipandang sebagai sebuahdisiplin ilmu yang terus berkembang, sama seperti ilmu kesehatan, teknologi, atau psikologi. Seminar dan pendidikan parenting adalah sarana untuk mendapatkan pengetahuan terkini yang telah teruji berdasarkan penelitian mutakhir tentang perkembangan otak anak, psikologi anak, dan metode komunikasi yang efektif. Orang tua seharusnya terbuka untuk belajar, bukan karena cara lama salah, tetapi karena ada cara yang lebih baik, lebih efektif, dan lebih sesuai dengan tantangan zaman sekarang.
Larangan untuk mengikuti perkembangan ilmu parenting berpotensi menimbulkankesenjangan pengasuhan (parenting gap). Pola asuh yang kaku dan tidak lagi kontekstual dapat menyebabkan konflik antara orang tua dan anak, miskomunikasi, serta ketidakmampuan orang tua memahami tekanan dan dinamika
yang dihadapi anak-anak generasi sekarang (seperti pengaruh digital, bullying daring, dan lain-lain). Dampak jangka panjangnya adalah hubungan orang tua-anak yang renggang dan perkembangan emosional anak yang kurang optimal.
Pokok masalahnya adalahpola pikir statis yang menganggap pengetahuan pengasuhan sudah final dan tidak perlu diperbarui. Keyakinan ini mengabaikan fakta bahwa ilmu pengetahuan—termasuk ilmu tentang manusia—terus berevolusi. Masalah ini diperparah oleh anggapan bahwa mengikuti seminar parenting adalah bentuk ketidakpercayaan pada nilai-nilai lama atau bahkan dianggap sebagai pemborosan.
PEMBAHASAN
Parenting adalah Ilmu Pengetahuan, Bukan Hanya Tradisi
Pertama,penting untuk memahami bahwa parenting adalah bagian dari ilmu pengetahuan terapan. Ia berdiri di atas fondasi psikologi perkembangan, neurosains, sosiologi, dan pendidikan.
· Ilmu itu Dinamis: Sejarah ilmu pengetahuan membuktikan bahwa pemahaman manusia terus diperbarui. Contoh nyata: Teori Geosentris (bumi sebagai pusat tata surya) yang diyakini selama berabad-abad, akhirnya tergantikan oleh Teori Heliosentris (matahari sebagai pusat tata surya) setelah adanya observasi dan bukti yang lebih akurat. Perubahan ini bukan berarti ilmuwan dulu “bodoh”, tetapi menunjukkan bahwa pengetahuan manusia semakin lama semakin mendekati kebenaran melalui proses uji dan penelitian.
· Parenting sebagai Ilmu yang Teruji: Ilmu parenting modern tidak lahir dari asumsi, tetapi dari riset empiris jangka panjang. Kita sekarang tahu, misalnya, bahwa hukuman fisik (seperti memukul) memiliki dampak negatif jangka panjang pada perkembangan otak dan mental anak—sesuatu yang mungkin tidak diketahui atau dianggap wajar di masa lalu. Pengetahuan ini adalah hasil “tahu” manusia yang telah diuji.
Ilmu Parenting Harus Sesuai dengan Perkembangan Zaman
Konteks dunia yang dihadapi anak-anak sekarang berbeda 180 derajat dengan konteks orang tua mereka dahulu.
· Tantangan yang Berbeda: Anak-anak sekarang lahir di era digital. Tantangannya bukan lagi main di luar sampai maghrib, tetapi mengelola screen time, mengenali bahaya di media sosial, dan menghadapi tekanan akademik yang berbeda. Pola asuh “ala kadarnya” atau otoriter tanpa komunikasi dua arah seringkali gagal menyelesaikan masalah kompleks ini.
· Tujuan Pengasuhan yang Berevolusi: Dulu, pengasuhan mungkin lebih berfokus pada kepatuhan dan keterampilan fisik untuk bertahan hidup. Sekarang, tujuan pengasuhan telah berkembang untuk membentuk manusia yang cerdas secara emosional, kreatif, kritis, dan resilient menghadapi perubahan yang cepat. Ilmu parenting modern memberikan tools untuk itu: cara membangun self-esteem, melatih growth mindset, dan komunikasi positif.
· Seminar Parenting sebagai Jembatan: Seminar parenting berfungsi sebagai jembatan untuk menerjemahkan ilmu pengetahuan terbaru ke dalam praktik sehari-hari yang mudah dipahami orang tua. Ini adalah bentuk adaptasi yang cerdas, bukan pengingkaran terhadap nilai-nilai baik lama (seperti kasih sayang dan disiplin), tetapi penyempurnaan cara menyampaikannya.
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan,dapat disimpulkan bahwa larangan untuk mengikuti seminar atau mempelajari ilmu parenting modern adalah suatu bentuk resistensi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan. Sama seperti teori heliosentris menyempurnakan geosentris, ilmu parenting terkini menyempurnakan cara-cara lama dengan basis bukti yang lebih kuat dan relevansi konteks zaman. Pengetahuan manusia tentang pengasuhan anak semakin lama semakin mendekati kebenaran melalui penelitian, dan menutup diri dari pengetahuan ini sama dengan memilih untuk tetap berada dalam “zaman geosentris” pengasuhan di era yang sudah heliosentris.
Hikmah
yang patut direnungkan adalah:Mencintai anak tidak hanya dengan memberikan yang kita punya, tetapi dengan berusaha memberikan yang terbaik berdasarkan ilmu yang terbaru dan paling benar yang bisa kita akses. Keterbukaan untuk belajar parenting bukanlah pengkhianatan terhadap leluhur, melainkan penghormatan terhadap masa depan anak. Dengan menjadi orang tua yang terus belajar, kita tidak hanya mengasuh anak, tetapi juga memutus rantai pola asuh yang tidak efektif dan membangun generasi yang lebih sehat secara mental dan emosional. Ilmu adalah cahaya; mengikuti seminar parenting adalah cara untuk menyalakan pelita itu, agar kita tidak mengasuh anak dalam kegelapan asumsi yang sudah usang.
Author:Bunda Aini
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.
[vc_row full_width=”” parallax=”” parallax_image=””][vc_column width=”1/1″][vc_widget_sidebar sidebar_id=”default”][/vc_column][/vc_row]